Hi Urbie’s! Buat pecinta thriller yang suka film dengan napas ngos-ngosan dari awal sampai akhir, siap-siap jantung diajak lari maraton! Lupakan dulu hiu di lautan lepas atau beruang di hutan bersalju. Kali ini, teror paling brutal datang dari hewan yang mungkin terlihat menggemaskan saat muncul di video internet: kuda nil.
Yup, Hungry (2026), film survival thriller garapan James Nunn, siap mengacak-acak ekspektasi tentang liburan di alam liar. Bayangkan, niat awalnya cuma menyusuri rawa-rawa Louisiana untuk melihat buaya, tetapi perjalanan itu justru berubah menjadi perjuangan hidup dan mati menghadapi predator seberat 1,5 ton yang siap menerkam siapa saja.
Liburan yang seharusnya estetik mendadak berubah menjadi mimpi buruk. Nggak ada waktu buat healing, yang ada cuma berusaha bertahan hidup!
Sinopsis Film Hungry (2026): Dari Healing Jadi Dealing Sama Maut
Awalnya, semua terlihat menyenangkan. Sekelompok wisatawan yang terdiri dari Sistine (Madison Davenport), Hannah (Olivia Bernstone), Dionne (Tracey Bonner), Sally (Samantha Coughlan), Tim (Jim Meskimen), dan Mikey (River Codack) mengikuti tur perahu untuk melihat buaya di habitat aslinya.
Dipandu kapten perahu James (Joe Azzopardi) dan pemandu wisata Rodrigo (Michel Curiel), rombongan tersebut menyusuri rawa-rawa Louisiana yang memesona sekaligus menyimpan banyak misteri.
Tujuan mereka sederhana: menikmati wisata alam dan menyaksikan buaya dari dekat. Namun, suasana santai itu berubah drastis ketika mereka menemukan bangkai seekor buaya besar dengan kondisi terkoyak parah.


Pemandangan tersebut memunculkan pertanyaan besar. Jika buaya dikenal sebagai salah satu predator paling berbahaya di habitatnya, hewan apa yang mampu membunuhnya dengan kondisi semengerikan itu?
Jawabannya ternyata jauh lebih mengerikan daripada yang mereka bayangkan.
Perjalanan berubah menjadi kekacauan ketika perahu mereka karam. Para wisatawan pun terpencar dan terjebak di tengah rawa dengan air setinggi dada. Di tempat yang seharusnya menjadi destinasi wisata, mereka justru harus menghadapi ancaman yang mengintai dari balik permukaan air.
Seekor kuda nil raksasa yang agresif muncul sebagai sumber teror. Satu per satu, para wisatawan menjadi sasaran, sementara kesempatan untuk menyelamatkan diri semakin tipis.
Baca juga:
- Johnny Depp Kembali Misterius! Trailer Day Drinker Ungkap Balas Dendam di Tengah Laut
- Shin-chan Pecahkan Rekor Box Office Jepang, My Yokai Vacation Jadi Film Terlaris Sepanjang Masa
Kuda Nil, Predator yang Tak Bisa Diremehkan
Urbie’s!, kalau selama ini kuda nil lebih sering terlihat menggemaskan dalam animasi atau video viral, Hungry mencoba menunjukkan sisi lain hewan tersebut yang jauh lebih mengintimidasi.
Di dunia nyata, kuda nil termasuk hewan besar yang sangat berbahaya. Meski tubuhnya terlihat berat dan gerakannya terkadang lamban, hewan ini dapat bergerak cepat dan menunjukkan perilaku agresif, terutama ketika merasa wilayah atau anaknya terancam.
Karena itu, menjadikan kuda nil sebagai pusat teror dalam film survival thriller menawarkan sensasi berbeda dibandingkan film yang mengandalkan hiu atau buaya sebagai ancaman utama.
Bayangkan berada di tengah rawa, tanpa tempat berlindung yang aman, sementara predator raksasa bisa muncul kapan saja. Ancaman bukan hanya datang dari hewan yang mengincar mereka, tetapi juga dari situasi yang membuat setiap keputusan berpotensi menentukan hidup dan mati.
Kapan Film Hungry Tayang di Bioskop Indonesia?
Dengan premis liburan yang berubah menjadi perburuan manusia, Hungry cocok buat Urbie’s yang menyukai film survival thriller penuh ketegangan. Apalagi, ancaman utamanya datang dari predator yang tidak biasa menjadi monster utama dalam film sejenis.
Saat para wisatawan berjuang menyelamatkan diri, muncul pertanyaan yang membuat situasi semakin menegangkan: mampukah mereka keluar dari rawa dalam keadaan hidup? Dan apa yang sebenarnya membuat kuda nil tersebut menjadi begitu ganas?
Jawabannya bisa Urbie’s temukan saat Hungry mulai tayang di bioskop Indonesia pada 28 Oktober 2026.
Secara keseluruhan, film ini bisa menjadi pilihan buat kamu yang merindukan ketegangan ala Crawl atau The Shallows, tetapi ingin menghadapi ancaman yang berbeda dari biasanya.
Jadi, masih tertarik liburan susur rawa setelah menonton film ini? Atau justru bakal berpikir dua kali sebelum naik perahu di habitat predator? Siapkan mental, Urbie’s, karena kali ini yang bikin merinding bukan cuma air rawa yang gelap, melainkan sesuatu yang bersembunyi di dalamnya! (R. Indriani)




