Hi, Urbie’s! Drama Jepang terbaru PoliticaLupin siap membawa penonton masuk ke permainan penuh intrik melalui kisah seorang pencuri ulung perempuan yang membidik sisi gelap dunia politik. Makin menarik, drama yang dibintangi Satomi Ishihara ini menggandeng RADWIMPS untuk mengisi lagu tema melalui single terbaru mereka, “娑婆堕罵 -Shabadaba-”.
Lagu tersebut diumumkan sebagai lagu tema drama PoliticaLupin yang tayang di Fuji TV pada slot drama Rabu pukul 22.00 waktu Jepang. “Shabadaba” dijadwalkan diperkenalkan kepada publik dalam penayangan episode perdananya pada 7 Oktober 2026.
Kolaborasi ini menjadi salah satu hal yang patut dinantikan, terutama bagi penggemar drama Jepang yang menyukai cerita kriminal dengan sentuhan satire politik dan musik yang mampu memperkuat suasana cerita.
RADWIMPS Hadirkan “Shabadaba” untuk PoliticaLupin
RADWIMPS kembali terlibat dalam proyek drama Jepang melalui lagu terbarunya, “娑婆堕罵 -Shabadaba-”. Judul yang ditulis menggunakan karakter Jepang tersebut dibaca Shabadaba dan menjadi lagu tema untuk serial PoliticaLupin.
Pengumuman lagu ini sekaligus memberi petunjuk mengenai peran musik dalam membangun identitas drama. Sebagai lagu tema, “Shabadaba” akan menjadi bagian dari pengalaman penonton ketika mengikuti kisah pencurian yang berkelindan dengan uang, kekuasaan, dan kepentingan politik.
Lagu ini pertama kali dijadwalkan diperkenalkan melalui episode pembuka pada 7 Oktober 2026. Dengan demikian, penonton dapat menikmati lagu tersebut dalam konteks cerita yang memang dirancang untuk mengangkat intrik di balik dunia politik.

Meski informasi mengenai lirik, makna lagu, maupun detail perilisan terpisahnya belum dijelaskan dalam pengumuman tersebut, keterlibatan RADWIMPS sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi penggemar musik Jepang.
Satomi Ishihara Jadi Pencuri Ulung di Dunia Politik
Daya tarik PoliticaLupin tidak berhenti pada soundtrack-nya. Drama ini dibintangi Satomi Ishihara dan ditulis oleh Akiko Nogi, yang menghadirkan kisah pencurian dengan latar dunia politik.
Premisnya berpusat pada sosok pencuri perempuan yang membidik “uang politik yang sangat gelap”. Alih-alih menjadikan aksi kriminal sebagai sekadar tontonan kejar-kejaran, cerita ini menempatkan uang dan kepentingan politik sebagai bagian penting dari konflik.
Baca juga:
- Takuya Kimura Kembali Jadi Wajah Gatsby, Nostalgia Iklan 20 Tahun Lalu Hidup Lagi
- Long Vacation Balik Lagi! Kimutaku, La La La Love Song, dan Romansa 90-an yang Bikin Susah Move On
Konsep tersebut membuka ruang bagi cerita yang memadukan ketegangan, permainan strategi, dan sisi absurd dari perebutan kekuasaan. Dalam dunia yang penuh kepentingan, pencurian bukan lagi sekadar persoalan mengambil barang, tetapi juga tentang siapa yang menyimpan rahasia dan siapa yang berusaha menutupinya.
Satomi Ishihara menjadi pusat perhatian melalui perannya dalam kisah yang menggabungkan karakter pencuri ulung dengan lingkungan politik yang kompleks. Sementara itu, Akiko Nogi berada di balik penulisan cerita yang menjadi fondasi drama tersebut.
Ketika Uang dan Kekuasaan Menjadi Sasaran Pencurian
Salah satu elemen paling menarik dari PoliticaLupin adalah gagasan tentang pencurian uang politik. Istilah ini langsung mengarahkan perhatian pada hubungan antara uang, pengaruh, dan rahasia yang dapat menentukan nasib banyak orang.
Dalam cerita kriminal pada umumnya, penonton diajak menebak bagaimana seorang pelaku menjalankan aksinya dan apakah ia akan berhasil lolos. Namun, ketika sasaran pencurian berada di lingkungan politik, persoalannya bisa berkembang menjadi permainan yang lebih rumit karena melibatkan kepentingan dan informasi yang tidak selalu terlihat di permukaan.

Premis tersebut membuat PoliticaLupin berpotensi menawarkan pengalaman menonton yang berbeda dari drama kriminal konvensional. Penonton tidak hanya diajak mengikuti aksi sang pencuri, tetapi juga menelusuri dunia yang menjadi sasaran operasinya.
Meski begitu, detail alur dan karakter lain dalam drama ini masih perlu dinantikan melalui penayangan episode-episode berikutnya. Untuk saat ini, konsep pencurian uang politik menjadi salah satu daya tarik utama yang diperkenalkan kepada calon penonton.
Kolaborasi Musik dan Drama Jepang yang Patut Dinantikan
Pemilihan RADWIMPS sebagai pengisi lagu tema menambah lapisan menarik bagi PoliticaLupin. Musik dalam sebuah drama bukan hanya pelengkap adegan, tetapi juga dapat membantu membangun atmosfer, memperkuat emosi, dan meninggalkan kesan setelah episode berakhir.
Bagi penggemar RADWIMPS, penayangan perdana PoliticaLupin menjadi kesempatan untuk mendengar “Shabadaba” dalam konteks visual yang menyertainya. Sementara bagi penggemar drama Jepang, kehadiran lagu baru ini menjadi alasan tambahan untuk mengikuti serial yang menggabungkan pencurian dan intrik politik.
Episode pertama PoliticaLupin dijadwalkan tayang pada 7 Oktober 2026 pukul 22.00 waktu Jepang di Fuji TV. Lagu “Shabadaba” juga direncanakan diperkenalkan dalam penayangan perdana tersebut.
Jadi, Urbie’s, apakah kalian lebih penasaran dengan aksi pencuri perempuan yang membidik uang politik gelap, atau justru ingin segera mendengar lagu terbaru RADWIMPS? Dua elemen ini menjadi daya tarik awal PoliticaLupin, drama yang mempertemukan kisah kriminal, intrik kekuasaan, dan musik Jepang dalam satu panggung.




